Pelalawan|Mediatorpost.com– 10 Februari 2026 – Upacara Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 digelar dengan khidmat di Lapangan Merdeka Townsite I, Riau Kompleks – PT RAPP, Selasa pagi (10/2) pukul 07.30 WIB.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, SH, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Pemkab Pelalawan H. Zulkifli, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bapak Davidson, Kasat Pol PP T. Junaidi, jajaran top management PT RAPP di antaranya Bapak Suhdi Yaqub, Bapak Wilim, Bapak Mabrur, perwakilan kontraktor, serta ratusan karyawan yang mengikuti apel dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pelalawan menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penerapan K3 secara profesional.
“Mari kita jadikan Bulan K3 sebagai momentum kolaborasi berbagai sektor dalam K3 secara profesional, agar seluruh pekerja dapat tumbuh sehat, produktif, dan perusahaan semakin maju,” ujar beliau.
Wabup juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional sebagai insan kerja yang sadar akan pentingnya keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja.
Tidak hanya menekankan aspek keselamatan, Wakil Bupati juga memberikan pesan motivasi agar setiap karyawan terus meningkatkan kapasitas diri.
“Sebagai karyawan, kita harus terus meng-upgrade diri. Belajar hal-hal baru, rajin membaca, dan mengasah keterampilan,” pesannya.
Beliau menambahkan bahwa tantangan dalam hidup dan pekerjaan harus dijadikan motivasi untuk menjadi lebih kuat.
“Salah satu ujian menuju sukses adalah ketika kita pernah ditertawakan. Jadikan itu motivasi untuk bangkit dan berkembang.”
Dalam penyampaiannya yang penuh makna, Wakil Bupati menggambarkan tiga tipe karyawan yang sering ditemui di dunia kerja.
Pertama, karyawan “mati-matian”, yaitu mereka yang terlihat sibuk hanya ketika ada atasan.
Kedua, karyawan “merpati”, yang lebih banyak “terbang ke sana ke sini” menyebarkan cerita tanpa fokus pada kontribusi nyata.
“Karyawan sejati menjadikan tempat kerja sebagai rumah kedua. Di mana dia bekerja, di situ dia berusaha sepenuh hati. Karyawan sejati akan membuat perusahaan menjadi hebat, kuat, dan tangguh,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati kembali menegaskan bahwa K3 adalah nilai dasar yang harus dijunjung tinggi.
“Setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Mari jadikan Bulan K3 Nasional ini sebagai momentum memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, serta membangun budaya kerja yang aman dan sehat.”
Pemerintah daerah, lanjut beliau, berharap dunia usaha dan pemerintah dapat terus berjalan seiring.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Dunia usaha maju, daerah maju,” tutupnya.












