Pangkalan Kerinci|Mediatorpost.com – Mahasiswa Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kesehatan (MIPA dan Kesehatan), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Bela Negara” di Panti Asuhan Assobirin, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada 21 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi pembelajaran yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan. Sosialisasi tersebut dibimbing langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd., yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu dan nilai-nilai positif kepada masyarakat.
Panti Asuhan Assobirin dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu lembaga yang berperan dalam pembinaan dan pendidikan anak-anak yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan wawasan baru sekaligus menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak panti.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan perkenalan antara mahasiswa dengan anak-anak panti asuhan. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, mahasiswa menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan serta pentingnya memahami nilai-nilai bela negara sejak usia dini.
Pada sesi utama, mahasiswa menyampaikan materi mengenai bela negara dengan metode yang sederhana dan mudah dipahami. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa bela negara tidak selalu identik dengan peperangan atau kegiatan militer, melainkan dapat diwujudkan melalui berbagai sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa menjelaskan bahwa mencintai tanah air dapat dilakukan dengan belajar sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, menaati peraturan, menjaga persatuan, serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Selain itu, sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan saling menghargai juga merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai bela negara.
Melalui penyampaian materi tersebut, mahasiswa berharap anak-anak Panti Asuhan Assobirin dapat memahami bahwa mereka merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Dengan karakter yang baik dan semangat untuk terus berkembang, mereka telah ikut berkontribusi dalam menjaga dan memajukan bangsa sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif dan interaktif. Sesi ini menjadi salah satu momen paling berkesan karena mahasiswa dan anak-anak panti dapat berbaur dalam suasana yang penuh keceriaan dan kekeluargaan.
Beragam permainan yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga melatih kerja sama, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan. Tawa dan antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan berkomunikasi, menyampaikan materi di depan umum, sekaligus meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial. Interaksi langsung dengan anak-anak panti menjadi pengingat bahwa berbagi ilmu, perhatian, dan kebahagiaan merupakan bentuk pengabdian sederhana yang memiliki makna besar bagi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Kelompok 6, yang terdiri dari Naurah Qonita B. Hardi, M. Andryan Ali, Nadia Khairani, Putri Sakinah, Rafina Dwi Septia Maharani, Mardhiyyah Sarwah, M. Rafif Azzahir, dan Jimmy Rahma Setiawan.
Seluruh anggota kelompok bekerja sama dalam mempersiapkan kegiatan, mulai dari penyusunan konsep acara, penyediaan materi sosialisasi, hingga pelaksanaan di lapangan. Kekompakan dan koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar sesuai rencana.
Melalui kegiatan bertema “Bela Negara” ini, mahasiswa Program Studi Farmasi UMRI berharap nilai-nilai yang telah disampaikan dapat menjadi bekal bagi anak-anak Panti Asuhan Assobirin untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, disiplin, memiliki rasa cinta tanah air, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik di lingkungan kampus, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan kepedulian kepada sesama.
Dengan semangat pengabdian dan kebersamaan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat semakin erat. Kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini ditutup dengan rasa syukur dan kebahagiaan dari seluruh pihak yang terlibat, meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa maupun anak-anak Panti Asuhan Assobirin.














