PELALAWAN | Mediatorpost.com – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan PT Surya Bratasena Plantation (SBP) melalui kegiatan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) Pangarutan di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan penghijauan di sepanjang aliran Sungai Pangarutan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Peduli dan Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (YPPLHI) sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menjaga fungsi ekosistem sungai.
Pelaksanaan kegiatan secara simbolis dipusatkan di kawasan Sungai Pangarutan. Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager (GM) PT SBP Daud Bukit, bersama jajaran humas, asisten, dan mandor kebun. Turut hadir Ketua Umum YPPLHI Siswanto, S.Sos., Sekretaris Jenderal Pranseda Simanjuntak, S.H., serta sejumlah anggota YPPLHI.
Dalam keterangannya, GM PT SBP Daud Bukit menyampaikan bahwa perusahaan memiliki komitmen untuk turut menjaga kelestarian sungai melalui penanaman berbagai jenis tanaman kehutanan di sepanjang daerah aliran sungai.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga fungsi sungai, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mendukung keberlanjutan ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami menanam sebanyak 2.050 batang pohon di sepanjang Sungai Pangarutan. Jenis tanaman yang ditanam antara lain pulai, gaharu, trembesi, dan mahoni. Kami berharap tanaman ini dapat tumbuh dengan baik sehingga kelestarian dan fungsi sungai tetap terjaga,” ujar Daud Bukit.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum YPPLHI Siswanto mengapresiasi komitmen PT SBP yang telah mengambil bagian dalam kegiatan penghijauan dan rehabilitasi daerah aliran sungai.
Ia menilai kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga lingkungan, khususnya untuk mempertahankan fungsi ekologis sungai dan mencegah kerusakan lingkungan di masa mendatang.
“Kami mengapresiasi komitmen PT SBP dalam menghijaukan kembali kawasan sepanjang aliran Sungai Pangarutan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan fungsi sungai,” ungkap Siswanto.
Ia juga berharap kegiatan rehabilitasi DAS tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan sungai.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga oleh masyarakat. Lingkungan yang terjaga tentu akan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tutupnya.









